Wednesday, July 28
Shadow

Beberapa Hal Penting untuk Diet Anak Autis

diet anak autis

Anak autis merupakan anak yang istimewa. Banyak orang yang mungkin menyindir atau memberikan tanggapan kurang menyenangkan, tapi ini semua tidaklah menjadi masalah. Biar bagaimanapun, anak autis tetaplah seorang anak-anak yang tetap membutuhkan perhatian., Karena merupakan anak istimewa, tentu perhatian yang diberikan pun harus istimewa pula. Salah satunya adalah dengan memberikan diet yang tepat bagi anak autis. Diet ini sangat berguna untuk menjaga asupan nutrisi yang ada. Tanpa asupan nutrisi yang cukup, tentu sangat sulit untuk setiap anak mampu tumbuh dengan baik, tanpa terkecuali adalah anak autis.

Dalam hal ini, sikap dan sifat dari anak dengan autism memang berbeda dengan anak pada umumnya. Karena itu, perlakuan yang ada tidak bisa dianggap sama. Perhatian khusus perlu diberikan, dan ini pun perlu dilakukan dalam hal pengaturan pola makan. Yang pertama perlu diperhatikan adalah tentang tekstur dan rasa makanan. Anak dengan autisme cenderung pemilih. Ketika mereka sudah suka sesuatu, mereka akan cenderung menyukainya dalam waktu lama, dan ini berlaku pula sebaliknya ketika mereka tidak menyukai makanan tertentu. Karena itu, tekstur dan rasa lebih baik disesuaikan dengan selera sang anak. Dalam hal ini, kreativitas perlu dilakukan agar bahan makanan dan kadar nutrisi tetap dapat terpenuhi sambil tetap memperhatikan selera sang buah hati.

Asupan nutrisi memang sangat penting. Dalam hal ini, sebagian orang tua lebih memilih menggunakan suplemen makanan. Ini dirasa lebih mudah dan ada banyak rasa yang mungkin lebih disukai sang anak. Padahal, ini tidak sepenuhnya efektif. Bila memang nafsu makan sang anak cukup bagus dan bisa mengonsumsi makanan dengan baik, lebih baik suplemen tidak dijadikan opsi utama dan makanan tetap dijadikan prioritas. Lalu, makanan yang kaya akan Omega 3 patut diperhatikan. Zat ini sangat baik untuk kesehatan otak, dan ini sangat diperlukan oleh anak dengan autisme. Zat ini sendiri bisa ditemukan dalam makanan yang kaya akan protein hewani, susu, dan kacang-kacangan. Sekiranya ternyata anak memiliki respon buruk terhadap susu sapi dan menimbulkan diare, ada baiknya bila ini diganti dengan susu kedelai. Susu memang juga diperlukan karena sebagian anak autis memang mengalami defisiensi disakarida yang bisa diatasi dengan asupan laktosa dari susu.