Tuesday, January 25
Shadow

Sejarah Keagamaan Sungai Yordan

Sebagai salah satu umat kristiani pasti tidak akan asing dengan sungai Yordan ini. Sungai ini dianggap sebagai salah satu sungai penting dalam keagamaan Kristen. Hal ini karena banyak sejarah yang terjadi di sungai ini. Sebagai salah satu sungai yang ada di kawasan Israel dan Libanon sungai ini masih menjadi salah satu sungai penting yang  ada di dalam umat keagaman tertentu.  Sungai Yordan ini bermuara di laut mati dan mencapai panjang lebih dari 250 kilometer. Dengan panjang dan lebar sungai ini sering kali digunakan untuk banyak acara. Acara-acara tertentu tentang keagamaan biasanya dilakukan di tempat ini. Banyak orang yang sengaja datang ke tempat ini hanya untuk melakukan kegiatan keagamaan.

Kegiatan Pembabtisan Di Sungai Yordan

Sebagai salah satu sungai yang sangat terkenal karena sejarah, sungai ini mulai banyak digunakan oleh masyarakat yang ingin menggunakan sungai ini sebagai tempat untuk membawa berkah. Salah satu yang banyak digunakan atau dilakukan oleh masyarakat adalah acara pembabtisan. Pembastisan ini bermula ketika Yesus dibaptis di tempat ini. Sejak peristiwa tersebut banyak masyarakat yang menggunakan sungai ini sebagai tempat pembabtisan anggota keluarga mereka. Walau banyak pro dan kontra tentang penggunaan sungai ini akan tetapi sampai sekarang masih banyak orang yang menggunakan sungai ini karena mereka percaya bahwa sungai ini akan memberikan mereka berkah.

Salah satu artis dunia yang juga di baptis di tempat ini adalah Demi Lovato. Banyak yang menghubungkan keberuntungan yang di dapat adalah hasil dari pembabtisan tersebut. Hal itu sama sekali tidak dapat dibuktikan akan tetapi dengan banyaknya orang yang tetap melakukan hal seperti ini membuat banyak rumor yang datang menghampiri para masyarakat yang datang untuk membabtis keluarga mereka. Beberapa media lokal menyebutkan pembabtisan di sungai Yordan ini sangat berbahaya karena paparan limbah yang dibuang ke sungai. Hal ini akan sangat membahayakan para pembabtis yang melakukan kegiatan mereka di sungai ini. Acara pembabtisan ini mengharuskan mereka untuk secara langsung bersentuhan dengan air dan menggunakan media air. Hal ini lah yang membuatnya berbahaya karena zat tersebut bisa masuk dalam tubuh.